Hukuman

Manusia diciptakan untuk dicintai. Jadi dihukum merupakan penyelewengan dari tujuan ciptaan. Namun, oleh karena manusia adalah makhluk berbudi dan berkemauan bebas, ia mampu untuk menolak dicintai. Ini berarti bahwa rencana dan tujuan ciptaan dikacaibalaukan. Dan ini sudah dimulai waktu manusia lahir. Demikian pendapat J. Drost, SJ. Seorang pemerhati pendidikan. Lebih jauh beliau mengatakan bahwa mencintai dan dicintai adalah kebutuhan paling mendasar. Secara konkret, itu berarti perhatian sejati orangtua terhadap anaknya, bukan perhatian buatan. Anak membutuhkan bimbingan. Tetapi tetap bertumpu pada asas pokok, ialah anak harus diterima apa adanya. Jangan menuntut kepada anak yang tidak sesuai dengan kemampuan intelektual atau fisik.

» Read more