Mengikuti Konferensi Internasional, Why Not?

Oleh : Bastyan Widyatma

Penguasaan dan pemahaman terhadap ilmu pengetahuan tertentu menjadi hal yang wajib dimiliki oleh seorang dosen. Sebagai seorang pengajar, kedua hal tersebut menjadi bagian dari kompetensi pedagogik yang melekat terhadap diri seorang dosen.

Luasnya perkembangan ilmu pengetahuan tentu menuntut dosen untuk selalu memiliki pengetahuan-pengetahuan baru yang sedang berkembang. Dengan kata lain, seorang dosen tentu harus mengembangkan kompetensi pedagogik, khususnya dalam hal penguasaan terhadap materi tertentu.

Salah satu jalan yang bisa ditempuh oleh seorang dosen untuk mengembangkan kompetensi pedagogik yaitu melalui konferensi, baik nasional maupun internasional.

Biasanya, konferensi diselenggarakan dengan tema tertentu sebagai wadah para akademisi untuk saling bertukar informasi terkait dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang didasarkan pada penelitian.

Salah satu jenis konferensi yang menunjang dosen untuk mengembangkan kompetensi pedagogik adalah konferensi internasional karena cakupannya yang relatif luas. Dengan mengikuti konferensi internasional, seorang dosen dapat membuka cakrawalanya terkait dengan perkembangan ilmu pengetahuan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Selain itu, melalui diskusi dan presentasi yang dilakukan oleh masing-masing peserta konferensi, dosen dapat saling bertukar pikiran dengan akademisi dari berbagai negara.

Meskipun demikian, salah satu tahapan yang harus dilalui seorang dosen untuk mengikuti konferensi tersebut adalah seleksi berkas berupa proposal penelitian yang akan dipresentasikan di dalam konferensi tersebut.

Penelitian yang unik dan jarang terjadi di negara-negara lain bisa menjadi nilai tersendiri bagi reviewer untuk meloloskan proposal presentasi yang dikirim oleh para peserta. Meskipun sering menggunakan biaya sendiri, banyak manfaat positif yang bisa didapatkan dosen ketika mengikuti konferensi internasional.

1. Mendapatkan Publikasi Internasional

Salah satu manfaat yang bisa didapatkan dosen ketika mengikuti konferensi internasional adalah adanya peluang untuk bisa memiliki publikasi internasional. Hampir setiap penyelenggaraan konferensi internasional, panitia selalu membuat proceeding atau kumpulan hasil penelitian yang dilakukan oleh para peserta konferensi tersebut.

Adapun proceeding tersebut berisi penjelasan singkat atau abstrak dari para peserta konferensi. Meskipun demikian, ada beberapa konferensi internasional yang memberikan manfaat lebih kepada para peserta konferensi.

Apabila hasil penelitian dari seorang peserta konferensi dinilai baik dan memenuhi kriteria untuk dipublikasikan dalam bentuk jurnal, maka tulisan tersebut akan dipublikasikan. Menariknya, beberapa penyelenggara justru tidak memungut biaya dari peserta konferensi yang hasil penelitiannya dipublikasikan dalam bentuk jurnal internasional.

2. Memiliki Wawasan yang Luas

Manfaat lain yang dapat diperoleh dosen ketika mengikuti konferensi internasional adalah bertambahnya wawasan yang dimilikinya. Selain untuk mengembangkan potensi pedagogik yang dimiliki, wawasan tersebut tentu bisa dijadikan materi tambahan di dalam perkuliahan.

Bahkan dosen tersebut bisa melakukan komparasi terhadap fenomena yang terjadi di dalam negeri dengan di luar negeri. Hal tersebut tentu akan menjadi nilai lebih dalam proses perkuliahan dimana mahasiswa juga mendapatkan manfaat dari pengetahuan dosen yang didapatkannya ketika mengikuti konferensi internasional.

Selain itu, dosen yang bersangkutan juga bisa terdorong untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan melalui penelitian-penelitian yang akan dilakukan selanjutnya. Dengan kata lain, dosen akan mendapatkan banyak inspirasi dari konferensi internasional yang diikutinya.

3. Menambah Relasi Akademisi

Hal penting lain yang bisa didapatkan seorang dosen ketika mengikuti konferensi internasional adalah bertambahnya relasi dengan akademisi atau praktisi dari berbagai negara.

Bertambahnya relasi tersebut tentu bisa dimanfaatkan dalam berbagai hal. Para peserta konferensi dapat terus berkomunikasi untuk saling bertukar informasi dan gagasan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, meskipun kegiatan tersebut telah selesai dilaksanakan.

Selanjutnya, para peserta konferensi juga memungkinkan untuk melakukan join-research atau berkolaborasi melakukan penelitian antar kampus. Kerja sama tersebut tentu membuka peluang bagi dosen untuk bisa menjelajahi dunia dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan.

Meskipun banyak menyita waktu, mengikuti konferensi internasional adalah peluang besar yang bisa dimanfaatkan oleh seorang dosen. Selain untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, 3 manfaat yang telah dijelaskan di atas setidaknya dapat menjadi dorongan tersendiri bagi dosen untuk terus berkarya di bidang penelitian.

Tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, hasil yang didapatkan dari konferensi tersebut juga bermanfaat bagi proses perkuliahan di kelas. Dengan kata lain, dosen yang bersangkutan dapat membagikan ilmunya kepada mahasiswa sehingga wawasan yang dibahas di dalam proses perkuliahan cenderung luas.

Sumber tulisan : https://www.duniadosen.com/kompetensi-pedagogik-0210/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *