Jiwa-jiwa yang Malang

oleh : Ryan Mintaraga Lama baca: 6 menit Sampai saat ini aku masih mengingatnya dengan jelas. Bunyi itu. Bunyi tubuh yang beradu dengan aspal, bunyi tulang-tulang yang berderak patah, juga bunyi tengkorak yang pecah dan menghamburkan isinya. Aku juga masih bisa mengingat baunya. Bau itu. Bau darah kental berwarna merah kehitaman yang menggenang dan menyembur tak putus dari setiap urat yang terkoyak. Aku masih mengingatnya. Aku bahkan merasakannya. Aku seharusnya sudah mati. Tapi—

» Read more