Siapkah Pengajar Indonesia Mengimplementasikan Pembelajaran Di Ruang Belajar Virtual? (bagian ke-2)

Interaksi Dalam pembelajaran, interaksi menjadi hal penting. Melalui interaksi ini, kita dapat memastikan siswa kita sudah memahami materi kita atau masih perlu penjelasan tambahan. Untuk itu, pastikan interaksi dapat berjalan dengan baik. Aktifkan pesan obrolan yang memungkinkan untuk diakses saat pembelajaran berlangsung. Tanya jawab yang bersifat krusial dapat dilakukan saat jadwal materi disampaikan. Namun, tanya jawab yang bersifat memastikan dapat dilakukan kapan saja dengan memperhatikan prinsip kesopanan. Sebagai pengajar, kita tentu memiliki privasi waktu dan menjaga profesionalitas kita. Untuk itu, perlu diberi pemahaman kepada siswa kita terkait kapan waktu yang bisa kita sediakan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Aksesibilitas Sebuah tempat

» Read more

IGI Sang Pendobrak

Kalau Anda guru atau orang yang bergerak di bidang pendidikan, dan mau benar-benar memperhatikan, maka Anda pasti akan melihat beberapa perubahan fenomenal yang dilakukan oleh IGI di dunia pendidikan. Jelas sekali bahwa IGI telah berhasil menjadikan dirinya sebagai sebuah organisasi guru yang mandiri, independen, percaya diri, dalam upayanya untuk memajukan profesi dan meningkatkan kompetensi para guru. IGI adalah organisasi guru yang benar-benar mampu mendorong anggotanya untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam meningkatkan kapasitas pembelajaran mereka. Di saat pandemi di mana tiba-tiba para guru harus memanfaatkan teknologi informasi dan meninggalkan cara lama dengan tatap muka maka jelas para guru IGI telah melesat

» Read more

Guru Harus Berani Menulis

Guru harus berani menulis. Agar menjadi berani, guru hendaknya mengambil topik-topik yang dikuasainya. Dengan begitu, tulisan yang disajikan dapat tuntas dan mampu menyampaikan informasi secara lengkap kepada pembaca. Untuk dapat menguasai sebuah persoalan, dapat dilakukan dengan banyak membaca. Teori-teori perlu dipelajari dan dikutip. Dengan begitu, kepercayaan diri dan keberanian guru akan tumbuh. Membaca dapat diibaratkan dengan pedagang yang kulakan. Tanpa kulakan, pedagang tidak akan memiliki barang untuk dijual. Demikian disampaikan Prof. Suyanto, Ph.D. dalam seminar yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (15/5). Lebih lanjut, Dirjen Mandikdasmen periode 2005-2013 itu mengungkapkan, membaca ini masih merupakan tantangan besar

» Read more

Guru Mestinya Optimis

“Saya guru, Pak” demikian ungkapan lugas mantan siswa sembari mengulurkan jabat tangan dalam perjumpaan reuni sekolah di akhir tahun. Menyebut diri guru tanpa ditanya terlebih dahulu atau memperkenalkan diri sebagai guru tanpa menampakkan perasaan rendah diri di tengah forum, sungguh mengharukan. Ada optimisme, ada kegembiraan, pun ada kebanggaan menjadi guru. Andai saja perasaan itu dialami oleh semua guru dan semua mahasiswa calon guru, betapa beruntungnya anak-anak kita yang dididik oleh orang-orang yang gembira dan optimis. Secara khusus sebagai pribadi tentu lebih terharu ketika mendengar penuturan para mantan siswa yang menjadi guru kerena terinspirasi oleh gurunya. Satu bukti lagi bagaimanapun guru

» Read more

Pendidikan Sebagai Pilar Utama Pembangunan

Dari manakah dimulainya pembangunan? Adam Smith seorang ahli ekonomi melontarkan bahwa pembangunan berawal dari tersedianya sumber daya alam, penduduk, dan barang modal. Ia melihat bahwa kekayaan alam, jumlah penduduk serta modal untuk perputaran roda ekonomi penyumbang utama dari tegaknya pembangunan. Ia menafikan sumber lain, atau bias juga dikatakan bahwa selain ketiga sumber tersebut hanya sebagai pelengkap. Dari ketiga tiang pembangunan itu yang paling penting adalah sumber daya alam, kilahnya. Dia mengabaikan peran teknologi dalam memacu laju pembangunan. Padahal teknologi sudah terbukti sangat efisien dalam menggerakkan dinamika masyarakat. Catatan sejarah, benih teknologi telah lahir jauh sebelum Smith dan kawan-kawan lahir. Para

» Read more
1 2