Guru Harus Berani Menulis

Guru harus berani menulis. Agar menjadi berani, guru hendaknya mengambil topik-topik yang dikuasainya. Dengan begitu, tulisan yang disajikan dapat tuntas dan mampu menyampaikan informasi secara lengkap kepada pembaca. Untuk dapat menguasai sebuah persoalan, dapat dilakukan dengan banyak membaca. Teori-teori perlu dipelajari dan dikutip. Dengan begitu, kepercayaan diri dan keberanian guru akan tumbuh. Membaca dapat diibaratkan dengan pedagang yang kulakan. Tanpa kulakan, pedagang tidak akan memiliki barang untuk dijual. Demikian disampaikan Prof. Suyanto, Ph.D. dalam seminar yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (15/5). Lebih lanjut, Dirjen Mandikdasmen periode 2005-2013 itu mengungkapkan, membaca ini masih merupakan tantangan besar

» Read more

Penelitian Butuh Orang Kreatif

Dalam berbagai kesempatan, bahkan merupakan agenda rutin, penelitian remaja menjadi skala prioritas dari Departemen Pendidikan Nasional. Memang agak terseok-seok kalau harus mengejar pendidikan dengan Negara sebelah. Penelitian di Indonesia masih cukup rendah. Padahal ada pepatah yang mengatakan, bila penelitian merupakan salah indikator untuk mengetahui maju dan tidaknya sebuah Negara. Jargon ini bukan isapan jempol, tapi benar adanya. Penelitian bukan barang takhayul yang tingkat kebenarannya dibangun dari isu dan dogma.Alat yang dipakai penelitian juga bukan berupa klembak, menyan yang dibakar disertai dengan berbagai macam bunga. Disuapi dengan mantra.

» Read more

Strategi Mendapatkan Motivasi

Peningkatan mutu pendidikan dapat diperoleh dengan mengedepankan Sumber Daya Manusia (SDM). Peningkatan ini dapat dibuat tiap individu maupun kelompok. Tergantung dari situasi. Karena komunitas yang dibahas adalah pada lembaga pendidikan, maka secara keseluruhan dilakukan secara kelompok. Bukan berarti secara individual dihilangkan sama sekali. Tim manajemen dapat melakukan upaya sebagai berikut : Jihad dan Tauhid Sebagai Motivasi Bila jihad kita terjemahkan dengan sungguh-sungguh, semangat tersebut merupakan ruh yang bersifat universal. Artinya, tidak hanya orang Islam yang memiliki semangat kesungguhan tersebut. Orang-orang kafir sekalipun pastilah akan memperoleh apa yang dia inginkan selama memiliki kesungguhan. (Tasmara 2008 : 37).

» Read more