Hukuman

Manusia diciptakan untuk dicintai. Jadi dihukum merupakan penyelewengan dari tujuan ciptaan. Namun, oleh karena manusia adalah makhluk berbudi dan berkemauan bebas, ia mampu untuk menolak dicintai. Ini berarti bahwa rencana dan tujuan ciptaan dikacaibalaukan. Dan ini sudah dimulai waktu manusia lahir. Demikian pendapat J. Drost, SJ. Seorang pemerhati pendidikan. Lebih jauh beliau mengatakan bahwa mencintai dan dicintai adalah kebutuhan paling mendasar. Secara konkret, itu berarti perhatian sejati orangtua terhadap anaknya, bukan perhatian buatan. Anak membutuhkan bimbingan. Tetapi tetap bertumpu pada asas pokok, ialah anak harus diterima apa adanya. Jangan menuntut kepada anak yang tidak sesuai dengan kemampuan intelektual atau fisik.

» Read more

Keberhasilan Pendidikan tidak hanya Intelektual

Beberapa tahun yang lalu, Yondi Handitya (18) siswa jurusan IPS SMAN 9 Yogyakarta dinyatakan tidak lulus ujian disebabkan nilai akhlak, kendatipun nilai ujiannya di atas rata-rata pada sekolah yang bersangkutan. Sebuah kasus yang sebenarnya mirip dengan kejadian yang lain, hanya untuk Yondi agak unik. Uniknya disebabkan kasus yang berjalan pada saat pelaksanaan ujian nasional yang masih menyisakan kontroversi, dan kejadian tersebut muncul saat informasi dapat diakses dalam hitungan detik.  Ada banyak kasus yang saya yakin mirip, hanya tidak terakses media. Diakui oleh Wali Kota Yogyakarta dan Kepala Dikdispora DIY, akan melakukan pertemuan dengan siswa terkait dan kepala sekolah. Namun Walikota

» Read more